MATEMATIKA ITU MENYENANGKAN

Just another WordPress.com site

Metode Jarimatika sebagai Alat Bantu Hitung Cepat & Praktis

pada Desember 3, 2011
Metode yang saat ini digemari yaitu metode jarimatika. Metode jarimatika
merupakan pengembangan dari metode sempoa. Jarimatika (singkatan dari jari
dan aritmatika) adalah metode berhitung dengan menggunakan ja ri tangan.
Metode ini ditemukan oleh Ibu Septi Peni Wulandani.

Meski hanya menggunakan jari tangan, tapi dengan metode jarimatika kita mampu melakukan operasi bilangan KaBaTaKu (Kali Bagi Tambah Kurang) sampai dengan ribuan

Metode ini sangat mudah diterima anak. Mempelajarinya pun sangat
mengasyikkan, karena jarimatika tidak membebani memori otak dan “alat”nya
selalu tersedia. Bahkan saat ujian kita tidak perlu khawatir “alat”nya akan disita
atau ketinggalan karena alatnya ad alah jari tangan kita sendiri.

Sebagai gambaran: dalam Jarimatika tangan kanan digunakan untuk satuan
dan tangan kiri digunakan puluhan dan ratusan.Angka 1 diwakili oleh jari
telunjuk, 2 diwakili jari telunjuk dan jari tengah demikian seterusnya sampai 4
ditunjukkan ketika jari telunjuk sampai kelingking terbuka. Angka 5 diwakili oleh
jempol saja. Lalu 6 ditunjukkan dengan jempol dan telunjuk, demikian seterusnya
hingga angka 9 ditunjukkan jika semua jari tangan kanan terbuka.

Tangan Kanan:

– Telunjuk dibuka = 1
– (Telunjuk + Jari Tengah) dibuka = 2
– (Telunjuk + Jari Tengah + Jari manis) dibuka = 3
– (Telunjuk + Jari Tengah + Jari manis + Kelingking) dibuka = 4
– (Telunjuk + Jari Tengah + Jari manis + Kelingking) ditutup + Jempol dibuka = 5
– (Jempol + Telunjuk) dibuka = 6
– (Jempol + Telunjuk + Jari Tengah) dibuka = 7
– (Jempol + Telunjuk + Jari Tengah + Jari Manis) dibuka = 8
– (Jempol + Telunjuk + Jari Tengah + Jari Manis + Kelingking) dibuka = 9

Tangan Kiri:

– Telunjuk dibuka = 10
– (Telunjuk + Jari Tengah) dibuka = 20
– (Telunjuk + Jari Tengah + Jari manis) dibuka = 30
– (Telunjuk + Jari Tengah + Jari manis + Kelingking) dibuka = 40
– (Telunjuk + Jari Tengah + Jari manis + Kelingking) ditutup + Jempol dibuka =

50

– (Jempol + Telunjuk) dibuka = 60
– (Jempol + Telunjuk + Jari Tengah) dibuka = 70
– (Jempol + Telunjuk + Jari Tengah + Jari Manis) dibuka = 80

– (Jempol + Telunjuk + Jari Tengah + Jari Manis + Kelingking) dibuka = 90
Berikut contoh aplikasi metode jari matika dalam penjumlahan dan pengurangan :
1 + 5 + 3 – 2 = 7
1 (buka jari telunjuk)
+5 (buka jempol)

+3 (buka jari tengah, jari manis, kelingking)
-2 (tutup jari kelingking dan jari manis)
sampai disini kita akan mendapati jempol, jari telunjuk dan jari t engah terbuka
dan ini menunjukkan angka 7.

Metode Jarimatika ini bisa digunakan untuk operasi penjumlahan dan
pengurangan sampai dengan9 9 9 9 dan untuk operasi perkalian/pembagian 2 -3
digit. Jika sudah terbiasa, maka dengan sendirinya jari -jari akan bergerak dengan

lincah.

Berdasakan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwasanya metode jarimatika
dapat dijadikan alternatif metode pengajaran matematika di sekolah dasar guna
meningkatkan kemampuan kognitif serta meningkatkan kreativitas siswa sekolah
dasar.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: